Setelah itu, sambil menunggu jadwal check out , Bila akhirnya ngajak aku buat ngelanjutin film horor Thailand kemarin. Daripada bosan, kami mencoba memahami lebih keras maksud dari film tersebut. Ternyata, sedikit demi sedikit banyak anak yang akhirnya bergabung dari kami.
Lagi-lagi kami dipusingkan sama subtitle yang amburadul yang menyebabkan kita tertawa. Karena banyak adegan yang mengagetkan serta wajah menyeramkan, kami akhirnya melepaskan teriakan juga -_- Setelah film thailand selesai diputar, kami akhirnya melanjutkan kembali menonton In Their Skin yang sempat tertunda penayangannya. Bukan film horor sih, melainkan menjurus ke genre thriller dan psikopat. Hanya saja, bak film indonesia, film ini pun disuguhi adegan yang not suitable for underage kids (padahal udah punya KTP semua ._.)
![]() |
| Berbagai macam ekspresi yang mencuat dari wajah-wajah ini saat film thailand diputar |
Sebelum masuk ke dalam villa ke 2, lagi-lagi kami harus menunggu di 'lobi' sampai sekitar jam 2. Setelah kami diijinkan masuk ke dalam villa nya, aku sama Bila langsung jalan cepat biar bisa book kamar :)) dan setelah menginjakkan kaki ke dalam villa baru.....
Wussss, semacam ada sensasi odd memancar dari perabot-perabot kayu antik di dalamnya. Villa itu cukup besar dan memiliki langit-langit tinggi namun terkesan kecil karena banyak sekali dinding pembatas dan perabot-perabot yang besar menyebabkan kesan sempit di villa ini. Belum lagi kamar tidur yang hanya tersedia 7 ruang dan 1 ruang cuma berisi 1 tempat tidur saja. Melihat 'keunikan' villa ini menyebabkan Bila minta ditemenin pipis kalo mau ke kamar mandi ._.
Akhirnya, sambil menunggu untuk games selanjutnya, aku dan Bila main jungkat-jungkit (lagi) yang ada di halaman villa itu. Setelah beberapa menit main, kami akhirnya memutuskan untuk kembali. Nah, pas mau turun dari jungkat-jungkitnya, Bila mendengar suara kayak "Haaah". Dia pikir itu dari aku, padahal juga bukan. Tetap saja, aku meyakinkan Bila itu cuma halusinasinya aja.
Di halaman itu, kami akhirnya mengambil beberapa jepretan sambil mengisi waktu luang ~
![]() |
| unyu yah ~ |
Waktu games pun tiba, sebagian dari kami pergi duluan ke arena kolam renang umum yang untungnya tidak ada pengguna lain selain kami. Sambil menunggu, oknum-oknum nakal menjahili Salsa karena pada hari pertama Salsa tidak ikut menyeburkan diri ke kolam renang. Setelah itu, tibalah waktuku.........
Karena belum tau dalam dangkalnya kolam renang besar, aku akhirnya meminta untuk menyeburkan diri ke kolam renang anak-anak. Dengan setengah digeret, akhirnya aku pasrah menerima nasibku untuk berbasah sekaligus berdingin ria.
![]() |
| ekspresi meronta cantik (kanan) |
![]() |
| epic |
DAAAAAN BYUUUUUURRRR! JILBABKU LEPAS PEMIRSA!!! Bayangkan ! Rasanya seperti Mr. Bean kehilangan celana renang pas terjun :''''''''' akhirnya Salsa pun terjun buat ngambilin jilbabku yang terapung...
Duh, rasanya sedih campur sebal campur menggigil campur kebelet pipis jadi satu. Tapi ya, mau gimana lagi sih. Setelah tiba waktu sesungguhnya untuk bermain games, Dinda membacakan tata aturan main. Jadi, kami berbaris mengelilingi kolam dan berhitung secara urut dan satu per satu. Nanti, untuk setiap kelipatan tertentu dan yang mendapat giliran membacakan kelipatan tersebut berteriak "Boom!". Jadi untuk kelipatan 3, misalnya, maka orang pertama bilang satu, orang kedua bilang dua, dan orang ketiga harus berteriak Boom! dan seterusnya. Bagi yang salah menyebutkan urutan angka atau tidak berteriak Boom! saat dia kebagian membacakan kelipatan dari angka yang diminta, hukumannya adalah diceburin ~
Meskipun terlihat simpel, satu persatu peserta pun akhirnya gugur ~
![]() |
| bergaya bak saat penjurian swimsuit session |
![]() |
| ini juga epic |
![]() |
| Trysa.... sangat natural |
![]() |
| Jatuhnya unyu, boleh boleh.... |
![]() |
| .............. |
Permainan ini pun dimenangkan oleh Bila! Selanjutnya adalah mencari koin yang disebar secara tersembunyi. Tidak seberapa mudah mencari koin, mengingat kolam renangnya tidak terlalu bersih dan sempat heboh karena ada ulat bulu yang ikutan berenang.
Karena gak kuat kebelet pipis, akhirnya aku dan Bila kembali ke villa mendahului yang lain. Lagi-lagi kami akhirnya mandi bersama (well, di villa cuma ada aku, Bila, dan Fathir yang sedang sakit). Kami juga saling membelakangi dan mandi bergantian.
Setelah mandi, kehebohan pun dimulai. Mulai dari Chika yang mendengar seseorang dari kamar mandi padahal gak ada siapa-siapa. Setelah itu, pada saat lagi khusyuk baca novel sama Bila di ayunan, tiba-tiba listrik mati. Pocca yang lagi main bilyar (fyi, bilyar dan ayunannya di luar, tepatnya sebelum pintu masuk villa) langsung bilang, "Alhamdulillah yo, kita di luar...". Untungnya kejadian itu cuma bertahan semenit.
Kehebohan masih berlanjut, setelah Niko dan Yance mandi, mereka hebring nanyain anak satu persatu, barangkali ada yang iseng ngelempar koin di kamar mandi. Hampir semua anak menjawab tidak tahu. Desas-desus keganjilan villa pun menyeruak ~
Pada saat jam sembilan malam lebih, kami memulai sesi curhat. Satu persatu menurut absen dan kelas (karena kita gabungan dari IPS1 dan IPS 2 :)) mencurahkan kesan dan pesannya. Ilmi pun akhirnya menitikkan air matanya saking terharu. Semuanya mengaminin pesan-pesan kami yang intinya sama: kita harus sukses bareng-bareng dan tetap mengingat satu sama yang lain. Sesi ini juga di warnai acara blak-blakan. Namun, inti dari blak-blakan ini tidak untuk menjatuhkan, namun sebagai bahan untuk introspeksi diri juga. Sekitar jam 1 pagi, kami pun membubarkan diri dan bersiap-siap untuk tidur atau menonton bola.
Karena disaat seperti ini aku lebih suka tidur di keramaian, aku akhirnya mengambil bantal dan booked sofa depan TV karena banyak yang mau nonton bola di situ. Sambil nunggu dimulainya acara, Niko sama Yance melontarkan tebak-tebakan aneh dan gila. Beberapa tebakan yang paling aku inget antara lain ini:
Yance: Ada kaki seribu. Pas jalan, mau belok ke kanan. Kakinya tinggal berapa?
Aku: (mikir keras, akhirnya ngawur juga sih) lima ratus?
Niko: Salah, tinggal 999, soalnya yang satu buat rating
Ada lagi yang gini:
Niko: Ada kaki seribu. Mau jalan, eh ada tai. Kakinya tinggal berapa?
Aku: (gatau kenapa akhirnya jawab ini juga) lima ratus...
Niko: Mesti 500. Ya 999 lah, kan satunya buat nutupin hidung biar ga bau
Aku: Lah ya, kan kakinya 500 kanan, 500 kiri, terus yang kanan diangkat semua pas mau ngelewati tainya
(kemudian ditertawai orang seruangan -_-)
Ada juga tebakan kayak gini:
Niko: Makanan apa yang paling besar?
(banyak jawab salah)
Niko: Tahu goreng Sumedang !
Terus setelah diselingi beberapa tebakan, Niko nanya lagi, "Panci apa yang besar?" setelah gak ada yang bisa jawab, dia bilang "Panci buat nggoreng tahu Sumedang!" terus akhirnya dilanjutin pertanyaan gak penting lainnya, "Petis apa yang besar? Petis buat tahu goreng sumedang :))" Semuanya ketawa ngakak gak berhenti , kalo ditulis kayak gini sih gak terdengar lucu, tapi kalo liat orangnya ngomong langsung lucu pol :))))
Setelah capek ketawa-ketawa, akhirnya semuanya fokus sama pertandingan bola. Karena dasarnya aku gak tertarik sepak bola walapun aku tau-tau dikit perkembangan tim ini atau tim anu gara-gara keseringan liat tweet bola di timeline twitter, aku pun melanjutkan membaca novel sampai tertidur........
Besoknya, aku kebangun gara-gara denger alarm yang dipasang sama seseorang. Begitu aku liat jam tangan yang aku pakai sambil tidur, jam 5! Aku langsung bangunin beberapa anak sehabis wudhu, karena semuanya hampir belum ada yang bangun. Setelah sholat subuh, aku kembali ke sofa sambil nonton TV. Sekitar jam 8an, aku mandi dan bersiap-siap untuk membeli buavita smoothies lagi dan susu KUD bersama Bila dan Adhi.
Perjalanan menyenangkan di villa ini pun diakhiri oleh foto bersama di depan villa dan di bus, kebanyakan kami tertidur kembali. Suasana mulai ricuh saat semuanya bangun dan kelaparan, mengais-ngais snack yang tersisa, hingga akhirnya kami singgah di rest area buat beli makan. Walaupun sudah makan siang di villa, tapi masih saja belum cukup mengisi penuh perut kami.
Udah, sekian dulu cerita liburan kali ini. Mau cerita lagi nih, tapi gak banyak-banyak tentang farewell dinner nya Rosemary, alias 12 IPS bersatu ~
Gros bisous xx










No comments:
Post a Comment